Kamis, 26 Januari 2017

Tugas Soft Skill Sekrap (Shaping) Processes & Tooling

Sekrap (Shaping) Processes & Tooling



Mesin sekrap (shaping machinedisebut pula mesin ketam atau serut


Mesin ini digunakan untuk mengerjakan bidang-bidang yang rata, cembung, cekung, beralur, dan lain-lain pada posisi mendatar, tegak, ataupun miring. Mesin sekrap adalah suatu mesin perkakas dengan gerakan utama lurus bolak-balik secara vertikal maupun horizontal
Prinsip pengerjaan pada mesin sekrap adalah benda yang disayat atau dipotong dalam keadaan diam (dijepit pada ragum) kemudian pahat bergerak lurus bolak balik atau maju mundur melakukan penyayatan (gerak translasi).
Jenis Gerakan Mesin Sekrap
Gerakan utama
merupakan gerakan pahat maju dan mundur. Gerak maju disebut langkah kerja, gerak mundur disebut langkah tidak kerja.
Gerakan feeding (langkah pemakanan)
gerakan ini menghasilkan ketebalan tatal yang terpotong.
Pengaturan dalamnya pemotongan
pengaturan ini menghasilkan kedalaman pemotongan yang erat kaitannya dengan perencanaan waktu pemesinan


Proses Penyayatan pada Mesin Sekrap tergantung pada faktor-faktor:
  • Kekerasan bahan yang disekrap.
  • Kekerasan bahan pahat.
  • Kecepatan langkah.
  • Derajat kehalusan yang diinginkan (pengasaran atau penghalusan/finishing).
  • Kemampuan mesin.
  1. Jenis-Jenis Mesin Sekrap
  • Mesin sekrap datar atau horizontal (shaper)

  • Mesin sekrap vertikal (slotter)
Sekrap 3
Sekrap 3b
  • Mesin planner
Sekrap 4

Sekrap 4b

  1. Mekanisme Kerja Mesin Sekrap
Sekrap mekanisme

  1. Nama Bagian-Bagian Mesin Sekrap
  • Bagian Utama Mesin
Sekrap bagian

  • Alat potong
Sekrap alat potong

Geometri pahat sekrap

Sekrap sudut potong

α = sudut bebas
β = sudut mata potong (baji)
γ = sudut buang
δ = sudut potong (α + β)

  1. Jenis-jenis penyayatan
Jenis-jenis penyayatan yang bisa dilakukan untuk proses sekrap yaitu penyayatan permukaan (facing), alur (slotting) dan tangga (steps)
Sekrap penyayatan
Sekrap penyayatan 2
Elemen dasar proses sekrap
Elemen pemesinan dapat dihitung dengan rumus-rumus yang identik dengan elemen pemesinan proses pemesinan yang lain.
Pada proses sekrap
gerak makan (f) adalah gerakan pahat per langkah penyayatan,
kecepatan potong adalah kecepatan potong rata-rata  untuk gerak maju dan gerak kembali dengan perbandingan kecepatan = Vm/Vr. Harga Rs <1.
Sekrap elemen dasar

  1. Kecepatan potong rata-rata:
Sekrap Rumus 1

Dimana:
lt    = lv + lw + ln
np = jumlah langkah per menit
  1. Kecepatan makan:
Sekrap Rumus 2

Dimana:
f    = gerak makan  (mm/langkah)
np = jumlah langkah per menit
  1. Waktu pemotongan:
Sekrap Rumus 3

Dimana:
w    = lebar benda kerja  (mm)
vf    = kecepatan makan (mm/menit)
  1. Kecepatan penghasilan beram:
Sekrap Rumus 4

Dimana:
a    = Kedalaman potong (mm)
f    = gerak makan  (mm/langkah)

Tabel Shaper Speeds dan Feeds
Sekrap Tabel Speed



Selasa, 26 April 2016

Kasih Sayang Seorang Ibu Mengalahkan Segalanya

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqxu9Wt0KUT2MutKr196g6sgntW4HYo1VAzoPhG4vCKXvfrs4jqFe7N-lcx0jxXxH-sjCdlLlCBkuJOYn2bJuvPKupn2MuT2HpN3lxJ5ciY-WbPqOHpecrFtXiM5ZwmHOhObJ9WL4SiyU/s1600/kasih+sayang+seorang+ibu.jpg 

Cerita Inspiratif bagaimana kasih sayang seorang ibu bisa mengalahkan segalanya. Pada postingan kali ini penulis akan menyuguhkan sebuah kisah inspiratif yang menggambarkan bagaimana besar dan mulia nya hati wanita yang melahirkan setiap manusia ke muka bumi ini.

Kisah ini diangkat tradisi lama dari sebuah negeri yang dikenal dengan sebutan Negeri Sakura. Selamat Membaca...
Konon katanya di jepang  pernah ada tradisi membuang orang yang sudah tua ke dalam hutan belantara yang jauh dari kehidupan masyarakat
Mereka dibuang karena satu alasan, yaitu agar tidak menjadi beban bagi anak-anaknya.

Suatu ketika, seorang pemuda berniat membuang ibunya ke hutan, karena sang ibu telah tua renta, lemah dan tak berdaya. Meskipun berat, namun pemuda itu harus tegas dan patuh dengan tradisi.

Iniliah saat yang tepat bagi dia untuk membuang ibunya agar tidak menjadi beban dan menyusahkan orang lain.

Pemuda tersebut tampak bergegas menyusuri hutan sambil menggendong ibunya. Sang ibu yang kelihatan tidak berdaya berusaha menggapai ranting pohon yang bisa diraihnya sebisa mungkin, lalu mematahkannya dan menaburkannya disepanjang jalan yang mereka lalui.

Begitu seterusnya, sepanjang perjalanan sang ibu terus menerus mengambil ranting pohon, kemudian mematatahkan dan menaburkannya lagi.

Setelah berjalan selama berjam-jam, akhirnya mereka sampai di dalam hutan yang sangat lebat. Pemuda itu kemudian menurunkan sang ibu dan mengatakan "Ibu, disinilah tempat ibu selanjutnya, aku harap ibu bisa tinggal dengan tenang disini."  sambil berusaha menahan sedih karena ternyata dia tidak menyangka tega melakukan perbuatan ini terhadap ibunya.
 
 Pemuda tersebut kemudian berniat pergi, membalikan badannya dan berusaha melangkah meskipun berat dan tak sanggup bagi dia meninggalkan sang ibu sendirian.

Langkahnya kemudian terhenti ketika sang ibu memanggilnya..

Tak ada rautan wajah kesedihan dan ketakutan dalam diri wanita mulia ini bahkan ia tersenyum dan berkata kepada anaknya " Wahai anak ku, ibu sangat menyayangimu. Sejak kau kecil sampai dawasa. Ibu selalu merawatmu dengan segenap cintaku. Bahkan sampai hari ini, rasa sayangku tidak berkurang sedikit pun…Ibu tak tahu sampai kapan akan bertahan disini dalam kesendirian. Namun Jika tiba saat ibu untuk tak lagi ada didunia ini,  doa ibu tak akan pernah usai meski  ibu sudah berkalang tanah..…karena dalam namamu ada harapan-harapan akan kebaikan untuk dirimu nak……………

"Pergilah dan berhati-hatilah,,tadi ibu sudah menandai sepanjang jalan yang kita lalui dengan ranting-ranting kayu. Ibu takut kau tersesat….ikutilah tanda itu agar kau selamat sampai dirumah.”

Setelah mendengar kata-kata tersebut, pemuda itu menangis dengan sangat keras, Ia sadar betapa bodohnya dirinya jika harus membiarkan orang yang begitu mulia kasih sayangnya terbuang ditengah hutan yang begitu liar dan berbahaya.

Kemudian sang pemuda langsung memeluk ibunya dan kembali menggendongnya, membawanya kembali pulang kerumah. Pemuda tersebut akhirnya merawat ibu yang sangat mengasihinya sampai ibunya meninggal.

Sahabat Kbl, begitu mulianya kasih sayang ibu kepada anaknya. Mungkin cerita diatas hanya fiksi namun begitulah hati sejati seorang ibu. Rasa khawatir terhadap keselamatan dan kehidupan anaknya lebih penting dibandingkan keselamatan dan kehidupan dirinya.

Sudah berapa lama kita tak mengabari mereka karena rutinitas kita yang begitu sibuk? Kabarilah mereka terutama ibu, karena mereka begitu khawatir dengan setiap langkah kehidupan kita. Kabarilah mereka karena hanya itu yang akan membuat mereka bahagia bahwa anaknya baik-baik saja. Kabarilah mereka selagi masih sempat, karena kita tak pernah tahu kapan mereka akan pergi,..pergi untuk selamanya.

Semoga Bermanfaat ^-^

Reklamasi pantai perlu atau tidak ?

Reklamasi Pantai

Kawasan kota di tepi pantai cenderung mengalami perubahan yang cukup pesat, sehingga menimbulkan berbagai masalah seperti meningkatnya kebutuhan lahan untuk perumahan, industri, perdagangan dan jasa, pelabuhan, pergudangan, wisata bahari, maupun sarana dan prasarana, sehingga perlu dilakukan perluasan melalui reklamasi pantai.

Kawasan reklamasi pantai merupakan kawasan hasil perluasan daerah pesisir pantai melalui rekayasa teknis untuk pengembangan kawasan baru. Kawasan reklamasi pantai termasuk dalam kategori kawasan yang terletak di tepi pantai, dimana pertumbuhan dan perkembangannya baik secara sosial, ekonomi, dan fisik sangat dipengaruhi oleh badan air laut.
reklamasi pantai diperlukan bagi sejumlah kawasan yang memang diharuskan untuk melakukan sebuah reklamasi yang bertujuan untuk meningkatkan suatu kebutuhan baik untuk wisata maupun masyarakat itu sendiri.

Pesatnya pertumbuhan dan perkembangan kota-kota di tepi pantai akan berimbas pada daerah sekitarnya termasuk kawasan reklamasi pantai sebagai perluasan kota tersebut. Hal ini tentu saja akan menimbulkan berbagai persoalan kompleks sehingga diperlukan pengaturan terhadap kawasan reklamasi pantai dimaksud. Dalam rangka menata pembangunan kawasan reklamasi pantai diperlukan suatu pedoman teknis yang operasional bagi pemerintah, masyarakat, dan swasta dalam penyelenggaraan penataan ruang di kawasan reklamasi pantai.

Pedoman Rekalmasi Pantai

Pedoman perencanaan tata ruang kawasan reklamasi pantai dipersiapkan oleh Panitia Teknik Standardisasi Bidang Bahan Konstruksi Bangunan dan Rekayasa Sipil melalui Gugus Kerja Bidang Penataan Ruang Permukiman pada Sub Panitia Teknik Standardisasi Bidang Permukiman. Pedoman ini diprakarsai oleh Direktorat Penataan Ruang Nasional, Direktorat Jenderal Penataan Ruang, Departemen Pekerjaan Umum.

Pedoman ini akan melengkapi ketentuan, acuan, dan pedoman yang telah ada untuk meningkatkan kualitas penataan ruang di kawasan reklamasi pantai, sehingga Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota dapat melaksanakan perencanaan tata ruang di kawasan reklamasi pantai

resimen khusus diaparat perlu/tidak ?

Mewujudkan “Indonesian Army” Masa Depan, Perlukah TNI-AD Berubah?


Apakah diperlukan adanya resimen khusus aparat ? jawabannya adalah perlu, karena dengan adanya resimen bagi aparat diharapkan dapat merubah sebuah organisasi yang dinamis.

Mengapa Harus Berubah?
Memenuhi apa yang telah diamanatkan dalam UU no 34 tahun 2004, merupakan tugas yang sangat berat yang harus diemban oleh organisasi TNI AD ke depan. Mengingat dinamika ancaman terhadap bangsa yang selalu berubah dari waktu ke waktu serta penugasan-penugasan baru yang membawa kepentingan Negara baik itu di dalam negeri maupun luar negeri, TNI AD harus dapat menjadi organisasi yang dinamis, siap berubah untuk beradaptasi dengan perubahan jaman.

Saat ini TNI AD berada pada momen yang bersejarah, negara kita saat ini sedang dalam keadaan damai. Ekonomi negara kita dalam keadaan makmur serta kita memiliki perspektif strategis dan potensi Sumber Daya Nasional serta teknologi. Ini adalah sebuah jendela yang sedang terbuka dari sejarah akan mencatat bahwa kesempatan akan bergerak menyempit di setiap hari yang kita lewati. Kita dapat berubah sekarang, di masa damai dan makmur ini. Atau kita dapat mencoba untuk berubah esok di malam ketika akan terjadi perang, dimana jendela telah tertutup, perspektif kita telah menyempit dan potensi kita telah dibatasi oleh tekanan waktu dan keterbatasan sumber daya. 

Jangan Menutup Mata, Pengalaman adalah Guru yang Terbaik Walaupun Itu dari Negara Lain.
Perlu diingat bahwa salah satu tugas TNI-AD ialah melaksanakan tugas TNI matra darat di bidang pertahanan, diantaranya yakni melalui Operasi Militer Perang. Sedangkan jika kita berfikir tentang “perang”, yang terbersit dalam pemikiran kita adalah suatu keadaan yang ambigu, tidak menentu dan tidak adil. Ketika kita dalam perang, kita harus berfikir dan bertindak dengan cara yang berbeda. Kita harus lebih fleksibel dan lebih dapat beradaptasi dengan perubahan yanga ada. Untuk itu kita harus mempersiapkan diri, berfikir kemungkinan terburuk dan siap mengantisipasi kenyataan terakhir “perang” sehingga kita dapat memetik kemenangan yang diharapkan.

Mengapa demikian? Hal ini sebagian dikarenakan lawan mencari keuntungan asimetrik (kemenangan fisik dan moril) dan sebagian lagi karena pertumbuhan pesat wilayah perkotaan yang disebabkan oleh urbanisasi yang tidak mungkin dielakkan lagi, juga karena sifat strategis dan nilai operasional dari wilayah perkotaan. Disadari ataupun tidak, wilayah perkotaan merupakan objek vital nasional. Kesalahan di level taktis (Batalyon ke bawah) pada operasi militer yang dilakukan di wilayah perkotaan baik itu dalam menghadapi konflik horizontal maupun vertikal akan membawa dampak strategis yang sangat luas terhadap kelangsungan operasi secara keseluruhan. Hal ini bisa menjadi peluang maupun kendala kita dalam pelaksanaan operasi militer di masa datang tergantung di sisi mana kita berdiri dan sebagaimana bisa kita memanfaatkan kesempatan, waktu, tenaga dan pikiran yang ada sekarang sebelum jendela yang terbuka ini tertutup.