Mewujudkan “Indonesian Army” Masa Depan, Perlukah TNI-AD Berubah?
Apakah diperlukan adanya resimen khusus aparat ? jawabannya adalah perlu, karena dengan adanya resimen bagi aparat diharapkan dapat merubah sebuah organisasi yang dinamis.
Mengapa Harus Berubah?
Memenuhi apa yang telah diamanatkan dalam UU no 34 tahun 2004,
merupakan tugas yang sangat berat yang harus diemban oleh organisasi
TNI AD ke depan. Mengingat dinamika ancaman terhadap bangsa yang selalu
berubah dari waktu ke waktu serta penugasan-penugasan baru yang
membawa kepentingan Negara baik itu di dalam negeri maupun luar negeri,
TNI AD harus dapat menjadi organisasi yang dinamis, siap berubah untuk
beradaptasi dengan perubahan jaman.
Saat ini TNI AD berada pada momen yang bersejarah, negara kita saat ini
sedang dalam keadaan damai. Ekonomi negara kita dalam keadaan makmur
serta kita memiliki perspektif strategis dan potensi Sumber Daya
Nasional serta teknologi. Ini adalah sebuah jendela yang sedang terbuka
dari sejarah akan mencatat bahwa kesempatan akan bergerak menyempit di
setiap hari yang kita lewati. Kita dapat berubah sekarang, di masa
damai dan makmur ini. Atau kita dapat mencoba untuk berubah esok di
malam ketika akan terjadi perang, dimana jendela telah tertutup, perspektif kita telah menyempit dan potensi kita telah dibatasi oleh tekanan waktu dan keterbatasan sumber daya.
Jangan Menutup Mata, Pengalaman adalah Guru yang Terbaik Walaupun Itu dari Negara Lain.
Perlu diingat bahwa salah satu tugas TNI-AD ialah melaksanakan tugas
TNI matra darat di bidang pertahanan, diantaranya yakni melalui Operasi
Militer Perang. Sedangkan jika kita berfikir tentang “perang”, yang
terbersit dalam pemikiran kita adalah suatu keadaan yang ambigu, tidak
menentu dan tidak adil. Ketika kita dalam perang, kita harus berfikir
dan bertindak dengan cara yang berbeda. Kita harus lebih fleksibel dan
lebih dapat beradaptasi dengan perubahan yanga ada. Untuk itu kita
harus mempersiapkan diri, berfikir kemungkinan terburuk dan siap
mengantisipasi kenyataan terakhir “perang” sehingga kita dapat memetik
kemenangan yang diharapkan.
Mengapa demikian? Hal ini sebagian dikarenakan lawan mencari keuntungan
asimetrik (kemenangan fisik dan moril) dan sebagian lagi karena
pertumbuhan pesat wilayah perkotaan yang disebabkan oleh urbanisasi yang
tidak mungkin dielakkan lagi, juga karena sifat strategis dan nilai
operasional dari wilayah perkotaan. Disadari ataupun tidak, wilayah
perkotaan merupakan objek vital nasional. Kesalahan di level taktis
(Batalyon ke bawah) pada operasi militer yang dilakukan di wilayah
perkotaan baik itu dalam menghadapi konflik horizontal maupun vertikal
akan membawa dampak strategis yang sangat luas terhadap kelangsungan
operasi secara keseluruhan. Hal ini bisa menjadi peluang maupun kendala
kita dalam pelaksanaan operasi militer di masa datang tergantung di
sisi mana kita berdiri dan sebagaimana bisa kita memanfaatkan
kesempatan, waktu, tenaga dan pikiran yang ada sekarang sebelum jendela
yang terbuka ini tertutup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar