Selasa, 26 April 2016

resimen khusus diaparat perlu/tidak ?

Mewujudkan “Indonesian Army” Masa Depan, Perlukah TNI-AD Berubah?


Apakah diperlukan adanya resimen khusus aparat ? jawabannya adalah perlu, karena dengan adanya resimen bagi aparat diharapkan dapat merubah sebuah organisasi yang dinamis.

Mengapa Harus Berubah?
Memenuhi apa yang telah diamanatkan dalam UU no 34 tahun 2004, merupakan tugas yang sangat berat yang harus diemban oleh organisasi TNI AD ke depan. Mengingat dinamika ancaman terhadap bangsa yang selalu berubah dari waktu ke waktu serta penugasan-penugasan baru yang membawa kepentingan Negara baik itu di dalam negeri maupun luar negeri, TNI AD harus dapat menjadi organisasi yang dinamis, siap berubah untuk beradaptasi dengan perubahan jaman.

Saat ini TNI AD berada pada momen yang bersejarah, negara kita saat ini sedang dalam keadaan damai. Ekonomi negara kita dalam keadaan makmur serta kita memiliki perspektif strategis dan potensi Sumber Daya Nasional serta teknologi. Ini adalah sebuah jendela yang sedang terbuka dari sejarah akan mencatat bahwa kesempatan akan bergerak menyempit di setiap hari yang kita lewati. Kita dapat berubah sekarang, di masa damai dan makmur ini. Atau kita dapat mencoba untuk berubah esok di malam ketika akan terjadi perang, dimana jendela telah tertutup, perspektif kita telah menyempit dan potensi kita telah dibatasi oleh tekanan waktu dan keterbatasan sumber daya. 

Jangan Menutup Mata, Pengalaman adalah Guru yang Terbaik Walaupun Itu dari Negara Lain.
Perlu diingat bahwa salah satu tugas TNI-AD ialah melaksanakan tugas TNI matra darat di bidang pertahanan, diantaranya yakni melalui Operasi Militer Perang. Sedangkan jika kita berfikir tentang “perang”, yang terbersit dalam pemikiran kita adalah suatu keadaan yang ambigu, tidak menentu dan tidak adil. Ketika kita dalam perang, kita harus berfikir dan bertindak dengan cara yang berbeda. Kita harus lebih fleksibel dan lebih dapat beradaptasi dengan perubahan yanga ada. Untuk itu kita harus mempersiapkan diri, berfikir kemungkinan terburuk dan siap mengantisipasi kenyataan terakhir “perang” sehingga kita dapat memetik kemenangan yang diharapkan.

Mengapa demikian? Hal ini sebagian dikarenakan lawan mencari keuntungan asimetrik (kemenangan fisik dan moril) dan sebagian lagi karena pertumbuhan pesat wilayah perkotaan yang disebabkan oleh urbanisasi yang tidak mungkin dielakkan lagi, juga karena sifat strategis dan nilai operasional dari wilayah perkotaan. Disadari ataupun tidak, wilayah perkotaan merupakan objek vital nasional. Kesalahan di level taktis (Batalyon ke bawah) pada operasi militer yang dilakukan di wilayah perkotaan baik itu dalam menghadapi konflik horizontal maupun vertikal akan membawa dampak strategis yang sangat luas terhadap kelangsungan operasi secara keseluruhan. Hal ini bisa menjadi peluang maupun kendala kita dalam pelaksanaan operasi militer di masa datang tergantung di sisi mana kita berdiri dan sebagaimana bisa kita memanfaatkan kesempatan, waktu, tenaga dan pikiran yang ada sekarang sebelum jendela yang terbuka ini tertutup.  



 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar